Bisnis Internet | Internet Marketing | Blogging Tips | SEO | Motivasi

Perusahaan Head Hunter Tidak Pernah Ambil Uang Dari Calon Kandidat

Dewasa ini, modus penipuan hadir dalam ragam bentuk, salah satunya adalah penipuan yang umum terjadi di kalangan pencari kerja. Anda harus ingat ini, jika suatu saat menemukan hal yang mencurigakan dari sebuah proses recruitment, seperti misalnya meminta sejumlah nominal uang, Anda patut curiga!

Sebab, menurut Ricky Mulani, President Director, Quantum Select Internasional, perusahaah Head Hunter asal Indonesia, mengatakan bahwa jika ada pihak yang mengaku head hunter, atau recruiter perusahaan. Lalu, mereka meminta agar calon karyawan membayar atau memberikan sejumlah uang sebagai syarat atau prosedur rekruitmen. Kondisi ini, kata Ricky, dipastikan penipuan.

Seorang pencari kerja yang baru saja lulus kuliah bernama Wijaya (22), mengisahkan pengalaman pernah mengalami diminta uang oleh pihak rekruiter dari sebuah perusahaan otomotif ternama yang berpusat di Jepang.


Perusahaan otomotif ini, memang dikenal sangat selektif dan memiliki serangkaian tahapan rekruitmen yang berlapis-lapis.

Pihak yang menghubungi Wijaya mengaku berasal dari Management Trainee dari perusahaan otomotif tersebut. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah Wijaya membayar uang pendaftaran sejumlah jutaan rupiah. Namun, untungnya Wijaya tidak sempat mengirimkan uang dan terjebak sebagai korban.

Melihat banyaknya para pencari pekerjaan yang mengalami penipuan, Ricky menerangkan bahwa salah satu ciri-ciri umum yang dilakukan oleh para penipu adalah mendesak calon karyawan untuk mengirimkan dana. Alasannya, proses rekruitmen memiliki tenggat waktu dan sebagainya.

“Selama 9 tahun berkecimpung di industri head hunter, saya belum pernah mendapati kasus penipuan berkedok head hunter. Namun, tak ada salahnya para calon karyawan tetap waspada,” ujar Ricky.

"Head hunter tidak pernah mengambil uang dari calon kandidatnya. Di luar negeri pun tak ada yang seperti itu. Jika ada, berarti sudah menyalahi aturan bisnis. Kemungkinan besar adalah penipuan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ricky menjelaskan, sistem pembayaran head hunter hanya dilakukan oleh klien (perusahaan) adalah ketika calon kandidat yang dihubungkan dengan kliennya berhasil lolos sebagai karyawan di perusahaan klien tersebut.

"Pada dasarnya, tugas kita adalah mencari dan men-screening kandidat. Mereka adalah jalan kita untuk mendapatkan uang. Kita sudah dibayar full oleh klien. jadi, jangan mengambil dari calon karyawan," pungkasnya.

sumber : http://female.kompas.com/read/2015/03/10/070000420/Ricky.Mulani.Perusahaan.Head.Hunter.Tidak.Pernah.Ambil.Uang.dari.Calon.Kandidat

Perusahaan Head Hunter Tidak Pernah Ambil Uang Dari Calon Kandidat Rating: 4.5 Diposkan Oleh: aan iskandar