Bisnis Internet | Internet Marketing | Blogging Tips | SEO | Motivasi

Menjaga Kesehatan Reproduksi Pria

Kesehatan reproduksi pria. Kesehatan merupakan kata penting yang diperlukan tubuh karena sehat itu mahal harganya. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kesehatan meliputi kesehatan organ tubuh, baik luar maupun dalam tubuh. Seperti kesehatan mata, mulut, jantung, paru-paru bahkan kesehatan reproduksi.

Sebagian besar orang kurang akan kesadaran mengenai kesehatan reproduksi, terutama kesehatan reproduksi pria. Banyak sekali pria yang melakukan kebiasaan merokok, padahal kebiasaan tersebut bukan hanya mengganggu sistem kerja paru-paru, akan tetapi juga mengganggu sistem reproduksinya

Kesehatan reproduksi pria sangat penting untuk menentukan dan menunjang kehamilan serta mencegah disfungsi seksual. Reproduksi pria yang tidak sehat dapat menimbulkan penyakit yang sangat berbahaya bahkan berujung kematian, seperti kanker prostat. Bagi pria yang memiliki berat badan berlebih hendaknya segera mengurangi berat badan karena pria dengan berat badan yang berlebihan akan menganggu perkembangan hormon testosteron yang penting untuk fungsi seksual pria.

Pola makan sehat untuk kesehatan reproduksi pria


kesehatan reproduksi pria perlu diperhatikan dengan menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Hal tersebut dapat di awali dengan olah raga secara teratur setiap pagi karena dengan berolah raga, sirkulasi darah di dalam tubuh menjadi lancar.

Selain itu, untuk menjaga kesehatan reproduksi pria juga dapat dilakukan dengan berjemur di bawah matahari setiap pagi karena sinar matahari bagus untuk kesehatan tubuh, terutama sistem reproduksi pria. Selain olah raga secara teratur, kurangi kebiasaan merokok karena rokok mengandung nikotin yang sangat berbahaya sekali bagi tubuh.
Hindari merokok

Tubuh memang memiliki antioksidan di dalam tubuh, akan tetapi jika radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh berlebih, maka zat antioksidan tersebut tidak mampu menangkal radikal bebas berupa nikotin yang akhirnya menyebar ke seluruh tubuh, termasuk ke dalam organ reproduksi, dimana akan terjadi pengendapan dan lama kelamaan akan menimbulkan penyakit, seperti kanker serta dapat mengurangi kualitas dan kuantitas sperma.

Kemudian, selain menghindari rokok, menghindari konsumsi alkohol juga perlu dilakukan karena zat-zat yang terkandung didalam alkohol hampir sama dengan rokok yang tentunya akan menggannggu kesehatan reproduksi pria.

Mengkonsumsi makanan sehat dinilai sangat perlu dilakukan dalam menjaga kesehatan reproduksi pria karena banyak mengandung protein, vitamin dan mineral yang juga baik untuk kesuburan pria. Makanan sehat itu sendiri harus memiliki gizi seimbang dan memenuhi 4 sehat 5 sempurna.

Makanan sehat tersebut dapat meliputi : buah tomat, dimana tomat mengandung lycopene, vitamin dan mineral yang berfungsi mencegah terjadinya kanker prostat pada pria, sayuran hijau, daging merah rendah lemak, biji-bijian karena mengandung vitamin dan serat serta folat yang berfungsi meningkatkan kualitas sperma, ikan salmon yang mengandung omega 3 berfungsi mencegah terjadinya kanker prostat, tiram, telur, kacang-kacangan mengandung zinc yang berfungsi meningkatkan kesehatan reproduksi pria dan menjaga produksi sperma serta meningkatkan kesehatan hormon testosteron. Yang terakhir adalah susu yang mengandung gizi untuk menjaga kesehatan reproduksi pria.

Kesehatan dan Kebersihan Celana Dalam

Selain menjaga kesehatan reproduksi pria dari dalam, menjaga kesehatan reproduksi dari luar juga perlu dilakukan, seperti memperhatikan celana dalam. Mengapa hal tersebut penting? Karena celana dalam dibuat untuk menyerap keringat dan menghindari kelembaban.

Sebaiknya gunakan celana dalam yang terbuat dari katun, sehingga dapat menyerap keringat dengan baik dan tidak lembab di dalam. Kemudian, hindari celana dalam yang terlalu ketat karena menyebabkan peredaran darah tidak lancar yang dapat menurunkan kualitas sperma.

Selain itu, pemeriksaan testis juga merupakan bagian dari menjaga kesehatan reproduksi pria karena tidak menutup kemungkinan pria akan terkena kanker testis yang biasa menyerang pada pria usia 25-30 tahun karena pada usia tersebut telah mencapai kematangan seksual. Sebaiknya periksa testis apakah terdapat benjolan tidak wajar di bawah kulit pada bagian depan testis. Jika terdapat benjolan, segera periksakan ke dokter.

Demikian artikel seputar kesehatan reproduksi pria. Semoga bermanfaat dan berguna bagi Anda dalam menjaga kesehatan reproduksi pria, salam.

Baca juga artikel kami yang lain : 6 Tanda anda punya pekerjaan yang hebat

Menjaga Kesehatan Reproduksi Pria Rating: 4.5 Diposkan Oleh: aan iskandar